Artikel

PERKEMBANGAN REMAJA MODERN

Pada dasarnya remaja adalah anak-anak yang berusia sekitar 11 sampai 20 tahun atau disebut dengan puber, jika diamati dari fenomena yang ada, remaja adalah anak SD yang akan masuk pada jenjang Sekolah Menengah. Umumnya remaja cenderung ingin tahu akan suatu hal yang belum diketahui yang terkadang keingintahuannya diartikan sebagai maksud untuk belajar dan ditujukan untuk persiapan karirnya di masa depan, atau kadang-kadang hanya untuk pengetahuan semata yang berkembang menjadi sifat heroik dan menyebabkan remaja mulai menyukai kegiatan-kegiatan yang menantang seperti berkelana, mendaki gunung, atau menjelajahi daerah-daerah lain yang belum diketahui.

Remaja gemar bereksperimen, berkelakuan semaunya sendiri yang menginginkan kebebasan emosional dari orang tua, mulai terlibat dalam kehidupan suatu kelompok sehingga mengakibatkan bahwa kelompoknya adalah yang paling utama dan segala-galanya, dan yang paling terlihat dari sosok remaja adalah tertarik pada lawan jenis yang disebabkan oleh berfungsinya hormon sekunder dan pada masa ini remaja juga suka berkhayal, atau kadang mempunyai idola yang disegani sebagai motivator dan pandangan hidup. Di lain pihak, remaja memiliki ciri-ciri yang sangat terlihat jelas, dipandang dari sudut fisiknya, dan cara mencari identitas diri yang mengakibatkan remaja mempunyai pribadi yang labil baik dalam pemikiran, perasaan atau emosional dan menunjukkan bahwa remaja sangat mudah untuk dipengaruhi baik dalam hal positif atau negatif.

Sedangkan yang dimaksud dengan masa remaja adalah tahapan perkembangan atau masa pertumbuhan, masa remaja belum mencapai bentuk akhir seorang manusia dewasa dari tubuhnya, masa pertumbuhan remaja ditandai dengan pertumbuhan fisik, dimana hormon-hormon sekunder mulai berfungsi. Masa remaja juga merupakan masa-masa timbulnya kesulitan dan perselisihan antara anak dengan orangtua atau siapapun yang mencerminkan kekuasaan. Hal ini dkarenakan secara fisiologis, anak sedang mengalami sesuatu hal yang baru dan meresahkan. Kesimpulannya, masa remaja adalah masa transisi atau masa peralihan yang sangat penting dan sangat menentukan perkembangan kepribadian mereka pada masa-masa berikutnya di masa datang.

Perkembangan remaja putra berbeda dengan remaja putri. Hal ini dapat dilihat dari perubahan fisik yang terjadi. Bagi remaja pria, pada waktu-waktu tertentu suaranya akan berubah sebagai bagian dari perubahan fisik yang khas bagi pria, dan bagi remaja putri juga mengalami suatu perubahan yang besar ketika dia mengalami masa haidnya yang pertama. Perubahan yang paling utama dan yang pasti terjadi dalam diri remaja, baik yang putra maupun yang putri adalah terjadi perubahan hormonal. Misalnya, telah berfungsinya hormon testosteron, akibat hormon ini remaja pria mengalami perubahan pada suaranya dan perubahan pada bentuk tubuh dengan munculnya bagian-bagian tubuh yang sebelumnya tidak ada pada remaja putra, si remaja putra mulai mengembangkan rasa ketertarikan kepada lawan jenisnya, yaitu kepada wanita, dan rasa ingin dikagumi serta disukai oleh wanita adalah salah satu ciri yang dominan dalam perkembangan remaja putra. Ada perbedaan antara remaja putra dan putri dalam hal siapa yang akan disukai terlebih dahulu. Remaja putri cenderung menyukai remaja putra yang matang, lebih besar, suaranya lebih berat, serta pikirannya juga lebih matang dan dewasa, karena kebanyakan remaja putri lebih menyukai figur dan penampilan pria yang seperti itu.

Kenyataan yang terjadi saat ini adalah remaja mendefinisikan dirinya sebagai remaja modern yang tidak ketinggalan zaman, mereka berpikir bahwa dirinya yang paling benar, yang paling modis, dan yang paling diutamkan. Namun pembicaraan sekarang adalah ada apa dengan remaja saat ini?. Perilaku mereka sering kali membuat bingung orang dewasa khususnya para orang tua. Perilakunya yang menentang, aneh, dan berani dalam mengekspresikan perilaku cinta terhadap lawan jenis, konflik dengan orangtua, dan sebagainya. Hal itu dapat dibuktikan karena pada teorinya remaja adalah sosok orang yang ingin tahu akan suatu hal dan berani melakukan hal yang menantang. Apakah remaja dahulu juga berperilaku seperti remaja saat ini?. Remaja saat ini lebih banyak berkomentar pada orang dewasa, dan menyimpulkan bahwa remaja dahulu sangat berbeda sekali dengan remaja sekarang. Orang tua yang tidak mengikuti zaman akan disebut sebagai orangtua ‘jadul’ dalam artian jaman dulu atau kuno dalam istilah remaja zaman sekarang. Kenyataanya peran sebagian orangtua terhadap remaja kurang mendidik. Mungkin karena takut disebut ‘jadul’ atau karena ikut-ikutan bergaya sebagai orangtua modern seperti tayangan-tayangan di televisi. Membiarkan atau mengikuti alur gaya hidup anak remaja mereka agar tidak terjadi konflik yang justru pada akhirnya berujung pada kehancuran remaja itu sendiri. Adanya kecenderungan orang tua yang bersikap mendukung, bangga dan memfasilitasi perilaku modern anak remajanya malah akan memperkeruh kondisi problematika remaja saat ini. Namun jika orang tua cukup berempati dan mengerti dalam menjaga pola rumah tangga dan keluarga, maka kerukunan dalam keluarga tidak perlu dikorbankan karena kondisi anak remajanya sendiri.

Ternyata pada keadaan yang ada, yang menyulitkan remaja menjalani kehidupannya terletak pada masa peralihannya. Masa remaja adalah masa awal pematangan seksual (pubertas). Secara fisik remaja mengalami percepatan pertumbuhan dan pemasakan biologis. Sementara kematangan non-fisiknya tidak secepat pertumbuhan fisiknya. Inilah kiranya yang menyebabkan masa remaja terlihat begitu bergejolak. Mereka akan mampu menjalani masa-masa sulit itu dengan bimbingan dan support yang benar. Disebutkan pula bahwa remaja memiliki kesulitan beradaptasi secara sehat dalam hubungannya dengan orang-orang yang lebih dewasa. Strategi yang tepat dalam berhubungan dengan mereka adalah menghormati kecenderungan mereka untuk bebas beremosi, tanpa mengabaikan perhatian terhadap mereka. Hal ini akan menciptakan kepercayaan antara mereka dan orang tua serta masyarakat, juga dapat mendorong ke arah adaptasi yang sehat. Sehingga membantu perkembangan, kematangan, dan keseimbangan jiwa remaja tersebut.

1 Comment »

  1. sisil Said:

    aduh….yang jelas donk,ciri ciri pada pria waktu pubertas itu apa aja?klo udah kasih penjelasannya donk…


{ RSS feed for comments on this post}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: